Diagnosa Penyakit Kulit Menggunakan Bayesian Network

Authors

  • Hartatik Hartatik Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Amikom Yogyakarta
  • Shintya Wulan Safitri Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas AMIKOM Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.47134/jacis.v1i2.19

Keywords:

Penyakit Kulit, Probabilitas, Bayesian Network

Abstract

Kulit merupakan organ terluar yang menjadi pelindung pertama bagi tubuh manusia. Selain itu kulit juga salah satu penunjang hidup manusia yaitu sebagai indra peraba dan penampilan dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit kulit banyak dijumpai di Indonesia, hal ini disebabkan karena Indonesia beriklim tropis. Iklim tersebut mempermudah perkembangan bakteri, parasit maupun jamur. Penanganan yang lambat dan kurang tepat dapat membahayakan kondisi seseorang. Namun jika penanganan awal dilakukan dengan benar, maka besar kemungkinan penyakit tersebut bisa ditangani agar tidak lebih parah atau bahkan menular ke orang lain. Berlandaskan masalah tersebut, penulis membuat sebuah sistem diagnosis penyakit kulit yang mampu melakukan diagnosis berdasarkan pada gejala yang dialami. Sistem diagnosis bertindak layaknya seorang pakar atau dokter, dimana pada sistem ini terdapat gejala-gejala yang didapat dari hasil wawancara. Data-data gejala kemudian diolah dengan metode Bayesian network untuk menghitung probabilitas penyakit kulit. Langkah-langkah dalam penerapan Bayesian network dimulai dari penentuan parameter, membuat Conditional Probability Table (CPT), menentukan Joint Probability Distribution (JPD), menghitung posterior probability, dan terakhir melakukan inferensi probabilistik. Berdasarkan probabilitas penyakit kulit ini, dihasilkan diagnosa sementara mengenai kemungkinan penyakit kulit yang diderita serta pencegahan dan penanganan pertama yang harus dilakukan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali penyakit kulit yang diderita lebih cepat dan melakukan penangan yang tepat

References

[1] D. Yusa AL, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit Pada Manusia Berbasis WEB Menggunakan Teorema Bayes,” 2016.
[2] A. R. MZ, I. G. P. S. Wijaya, and F. Bimantoro, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit pada Manusia dengan Metode Dempster Shafer,” J. Comput. Sci. Informatics Eng., vol. 4, no. 2, pp. 129–138, 2020, doi: 10.29303/jcosine.v4i2.285.
[3] M. Afdal and R. Candra, “Sistem Pakar Berbasis Android Untuk Diagnosa Awal Penyakit Kulit Dermatofitosis,” J. Ilm. Rekayasa dan …, vol. 7, no. 1, pp. 103–108, 2021, doi: 10.24014/rmsi.v7i1.11999.
[4] A. E. Putra, N. Hidayat, and I. Cholissodin, “Implementasi metode bayesian network untuk diagnosis penyakit kambing (studi kasus: UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Singosari Malang),” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 8, pp. 2719–2723, 2018, [Online]. Available: http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/2521.
[5] H. Hasniati, A. Arianti, and W. Philip, “Penerapan Metode Bayesian Network Model pada Sistem Diagonsa Penyakit Sesak Nafas Bayi,” J. IKRA-ITH Inform., vol. 3, no. 2, pp. 19–26, 2019, [Online]. Available: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/INF/article/view/1415.
[6] N. I. Pradasari and R. L. Atimi, “Pemodelan Bayesian Network untuk Prediksi Penyakit Saluran Pernapasan,” Petir, vol. 12, no. 2, pp. 292–302, 2019, doi: 10.33322/petir.v12i2.637.
[7] D. Heckerman, “A Tutorial on Learning with Bayesian Networks,” Learn. Graph. Model., no. November, pp. 301–354, 1998, doi: 10.1007/978-94-011-5014-9_11.
[8] Y. Aisyah, F. Bimantoro, and B. Irmawati, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Dengan Metode Bayesian Network Berbasis Website,” J-Cosine, vol. 3, no. 2, pp. 137–143, 2019, doi: 10.29303/jcosine.v3i2.260.
[9] M. S. Mubarok, M. D. Purbolaksono, and A. Adiwijaya, “Implementasi Mutual Information Dan Bayesian Network untuk Klasifikasi Data Microarra,” e-Proceeding Eng., vol. 4, no. 2, pp. 3292–3304, 2017.
[10] Y. Vitriani and W. Oktaviana, “OPTIMASI BASIS PENGETAHUAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH UNTUK MEMBANGUN STRUKTUR ( Studi Kasus?: Penyakit Mata di Rumah Sakit Mata Pekanbaru ),” J. Sains, Teknol. dan Ind., vol. 15, no. 1, pp. 61–68, 2017.

Downloads

Published

2021-11-03

How to Cite

Hartatik, H., & Safitri, S. W. (2021). Diagnosa Penyakit Kulit Menggunakan Bayesian Network. Journal Automation Computer Information System, 1(2), 131–140. https://doi.org/10.47134/jacis.v1i2.19

Issue

Section

Articles