Implementasi Load Balancing dengan Metode NTH Menggunakan Mikrotik di SMKN 2 Kuripan
DOI:
https://doi.org/10.47134/jacis.v1i2.16Keywords:
Mikrotik, Load Balancing, QoS, Metode NTHAbstract
Dalam memenuhi kebutuhan koneksi internet yang tinggi terlebih pada saat pandemi Covid19 untuk kegiatan pembelajaran dalam jaringan (daring) di SMKN 2 Kuripan menggunakan ISP (Internet Service Provider) Telkom paket Indihome dengan mengatur setiap unit kerja memiliki satu modem. Hal ini diharapkan untuk menghindari jika salah satu mengalami gangguan koneksi karena berbagai kendala, maka tidak akan mempengaruhi unit kerja yang lain sekaligus ada backup koneksi jaringan yang masih bisa digunakan untuk melanjutkan kegiatan di sekolah. Kendala pada modem yaitu mengalami overload penggunakan dikarenakan pemanfaatan yang padat, sedangkan ada juga modem lain kurang dimanfaatkan. Alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan mikrotik untuk membuat load balancing pada kedua modem. Metodologi pengembangangan sistem dalam penelitian ini mengimplementasikan metode NDLC (network development life cycle), diawali dengan peneliti melaksanakan analisis terhadap jaringan internet yang telah di SMKN 2 Kuripan. Implementasi Load balancing untuk mengatasi overload dengan metode Nth dipilih karena memenuhi syarat dapat memperlancar koneksi dan membagi beban secara merata pada kedua jalur modem tersebut. Hasil pengujian kualitas koneksi menggunakan speedtest didapatkan nilai rerata download Modem-1 sebesar 48,47 Mbps, rerata download Modem-2 sebesar 19,86 Mbps dan rerata Router Nth sebesar 49,38 Mbps. Dari hasil pengujian didapatkan hasil perbaikan kualiatas bandwidth setelah dilaksanakan implementasi. Pada pengujian Quality Of Servise (QoS) sebelum dan setelah implemetasi load balancing Nth dengan mikrotik didapatkan nilai indeks parameter QoS Modem-1, Modem-2 dan Router Nth dengan hasil yang sama nilainya yaitu sebesar 3,75 dengan kategori “Memuaskan”.
References
[2] Mustofa and D. Ramayanti, “Implementasi Load Balancing dan Failover to Device Mikrotik Router Menggunakan Metode NTH (Studi Kasus: PT.GO-JEK Indonesia),” J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 7, no. 1, p. 139, 2020, doi: 10.25126/jtiik.2020701638.
[3] F. Syah, E. P. Sari, S. N. Mandiri, U. Bina, and S. Informatika, “Implementasi Load Balancing Dengan Metode Nth Pada CV . Pex ’ s Cargo & City Courier Service,” no. November, 2019.
[4] Frayogi, W. Yahya, and R. A. Setiawan, “Perbandingan Kinerja RouterOS Mikrotik dan Zeroshell pada Mekanisme Load Balancing Serta Failover,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 7, pp. 2689–2697, 2018, [Online]. Available: http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/1673/620.
[5] P. Dewobroto. “Mikrotik.ID?: Load Balance metode NTH.” https://citraweb.com/artikel_lihat.php?id=195 (accessed Feb. 06, 2021).
[6] R. Wulandari. (2016). Analisis QoS (Quality of Service) Pada Jaringan Internet,” J. Tek. Inform. dan Sist. Inf., vol. 2, no. 2, pp. 162–172.
[7] Bakti, W., Imtihan, K., & Pardiansyah, A. S. (2018). Proxy Server dan Management Bandwidth Jaringan Komputer Menggunakan Mikrotik RB952Ui5ac2nD (Studi Kasus MA Ishlahul Ikhwan Nahdlatul Wathan Mispalah Praya). Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik, 1(1), 44-49.
[8] Fadli, S., & Imtihan, K. (2018). ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ADMINISTRASI DAN TRANSAKSI BERBASIS CLIENT SERVER. Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik, 1(2), 7-14.
[9] B. L. Grace, “Game Type and Game Genre,” www.researchgate.net, 2005.
[10] E. S. Mulyanta, Pengenalan Protokol Jaringan Wireless Komputer. Yogyakarta: Andi, 2005.
[11] [2] A. F. D. Ananta, F. Suryawan, and Dedi Ari Prasetya, “Routing Warnet Dan Game online Di Mitha.Net Menggunakan Dua Line Speedy Dengan Mikrotik,” in Publikasi Ilmiah Universitas Muhammadyah Surakarta, Surakarta: Teknik Informatika, Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Sofiansyah Fadli, Ahmad Tantoni, Arifin Hargianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.