Penerapan Algoritma K-Means untuk Mengetahui Pola Belajar Siswa TK: Analisis Strategi Menuju Transformasi Pembelajaran Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.47134/jacis.v5i2.129Keywords:
Kemampuan, Kelompok belajar, K-MeansAbstract
Di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), setiap anak memiliki latar belakang, kemampuan, dan gaya belajar yang berbeda, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif agar setiap anak dapat berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode K-Means dalam menentukan kelompok belajar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Wangandawa. Metode K-Means digunakan untuk mengelompokan anak berdasarkan kemampuan dasar seperti menulis, membaca, dan berhitung sehingga proses pembelajaran dapat lebih terarah dan efektif. Penerapan clustering ini juga memudahkan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Dengan demikian, penggunaan metode K-Means dalam pembentukan kelompok belajar di TK dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara sistematis dan berbasis data
References
[1] T. Tige Kati et al., “Penerapan K-Means Clustering untuk Mengelompokan Performa Siswa dalam Pelajaran Bahasa Indonesia,” Sustain. Agric. Technol. Innov., vol. 3, no. 1, pp. 510–522, 2024.
[2] M. M. Muttaqin, Wahyu Wijaya Widiyanto, A. W. Green Ferry Mandias, Stenly Richard Pungus, S. A. H. Wiranti Kusuma Hapsari, E. F. B. Aslam Fatkhudin, Pasnur, and N. S. Mochammad Anshori, Suryani, Pengenalan Data Mining, no. July. 2023.
[3] N. Hendrastuty, “Penerapan Data Mining Menggunakan Algoritma K-Means Clustering Dalam Evaluasi Hasil Pembelajaran Siswa,” J. Ilm. Inform. dan Ilmu Komput., vol. 3, no. 1, pp. 46–56, 2024, doi: 10.58602/jima-ilkom.v3i1.26. DOI: https://doi.org/10.58602/jima-ilkom.v3i1.26
[4] K. Komari and A. Aslan, “Menggali Potensi Optimal Anak Usia Dini: Tinjauan Literatur,” J. Ilm. Edukatif, vol. 11, no. 01, pp. 68–78, 2025, doi: 10.37567/jie.v11i1.3605.
[5] H. Hapidin, Y. Pujianti, and N. Dhieni, “Apa yang Dipikirkan Orang Tua: Perspektif Kesiapan Sekolah,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 13, no. 2, pp. 334–350, 2024, doi: 10.26877/paudia.v13i2.1083. DOI: https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.1083
[6] R. Fauzi, A. Usman, N. N. Hayati, and M. D. Nasihudin, “Pengelompokan Gaya Belajar Secara Homogen dalam Mendukung Pembelajaran Diferensiasi Proses Siswa,” J. Teknol. Pendidik., vol. 1, no. 2, p. 9, 2023, doi: 10.47134/jtp.v1i2.77. DOI: https://doi.org/10.47134/jtp.v1i2.77
[7] W. Herwina, “Optimalisasi Kebutuhan Murid Dan Hasil Belajar Dengan Pembelajaran Berdiferensiasi,” Perspekt. Ilmu Pendidik., vol. 35, no. 2, pp. 175–182, 2021, doi: 10.21009/pip.352.10. DOI: https://doi.org/10.21009/PIP.352.10
[8] K. Tedjawati, L. S. Sari, F. J. M, R. Astuti, and U. T. Rahmadi, Model Pendidikan Anak Usia Dini Satu Tahun Sebelum Sekolah Dasar: Kajian Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal dan Pendidikan Masyarakat. 2023.
[9] M. Hasanah, Penerapan Kelompok BelajarDalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas V Pada Masa Pandemi Di Madrasah Ibtidaiyah Al Fattah Serut 06 Jember. 2021.
[10] R. D. ANGGRAENI, “PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK PEMBENTUKAN ROMBONGAN BELAJAR BERDASARKAN HASIL BELAJAR SISWA,” vol. 4, no. 02, pp. 7823–7830, 2024.
[11] F. R. Rahman, H. Windayana, and I. O. Agustina, “Pengaruh Kelompok Belajar dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19,” Aulad J. Early Child., vol. 4, no. 3, pp. 299–305, 2022, doi: 10.31004/aulad.v4i3.233. DOI: https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.233
[12] Silvia Ningsih, “Penerapan Algoritma K-Means Clustering Untuk Menentukan Kelas Kelompok Bimbingan Belajar Tambahan,” J. Sist. Inf., vol. 3, no. 2, pp. 73–82, 2022, doi: 10.32546/jusin.v3i2.1961. DOI: https://doi.org/10.32546/jusin.v3i2.1961
[13] I. I. J. Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, “Analisis pembagian kelompok belajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa,” vol. 2, pp. 306–312, 2024.
[14] I. Astuti and A. R. Afendi, “Implementation of Differentiated Learning Through Play Activities in Early Childhood,” EduLine J. Educ. Learn. Innov., vol. 2, no. 3, pp. 358–365, 2022, doi: 10.35877/454ri.eduline1264. DOI: https://doi.org/10.35877/454RI.eduline1264
[15] R. Ristiyati, I. Maryani, and S. Suyatno, “Differentiated Instruction in Indonesian Private Kindergartens: Challenges in Implementing an Independent Curriculum,” Int. J. Educ. Manag. Innov., vol. 4, no. 3, pp. 209–223, 2023, doi: 10.12928/ijemi.v4i3.8967. DOI: https://doi.org/10.12928/ijemi.v4i3.8967
[16] S. J. S. Alawi, I. N. M. Shaharanee, and J. M. Jamil, “Clustering Student Performance Data Using k-Means Algorithms,” J. Comput. Innov. Anal., vol. 2, no. 1, pp. 41–55, 2023, doi: 10.32890/jcia2023.2.1.3. DOI: https://doi.org/10.32890/jcia2023.2.1.3
[17] K. Ouassif, B. Ziani, J. Herrera-Tapia, and C. A. Kerrache, “Empowering Education: Leveraging Clustering and Recommendations for Enhanced Student Insights,” Educ. Sci., vol. 15, no. 7, pp. 1–14, 2025, doi: 10.3390/educsci15070819. DOI: https://doi.org/10.3390/educsci15070819
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ika Khairunnisa, Bambang Irawan, R.M Herdian Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





