Rancang Bangun Game Edukasi Pengenalan Kebudayaan Indonesia Menggunakan Metode Game Development Life Cycle (GDLC) Berbasis Android
DOI:
https://doi.org/10.47134/jacis.v2i1.43Keywords:
games edukasi, kebudayaan Indonesia, GDLC, androidAbstract
Di era modern ini, terdapat berbagai macam media pembelajaran yang difungsikan untuk menunjang aktifitas belajar mengajar salah satunya adalah dalam bentuk game atau permainan. Tujuan mengembangkan media pembelajaran adalah membantu merangsang siswa supaya terjadi proses belajar mengajar. Salah satu kegiatan belajar yang membutuhkan media pembelajaran untuk membantu siswa adalah belajar kebudayaan nusantara, karena semakin modern zaman terkadang siswa menganggap pelajaran kebudayaan di anggap tidak menarik, maka diperlukannya media pembelajaran game edukasi untuk menambah daya tarik siswa terhadap pelajaran kebudayaan nusantara. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat game edukasi bernama marbel budaya nusantara, permainan ini berbentuk zigsaw puzzle yang di fungsikan untuk membantu anak – anak mempelajari kebudayaan nusantara dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah game development life cycle dan engine yang digunakan untuk pembuatan game ini adalah Unity 3D yang merupakan sebuah game engine yang berbasis cross – platform. Kesimpulan dari penelitian ini dengan hasil beta testing yang di isi oleh 20 responden menunjukan nilai usability dari keseluruhan tes yang dilakukan berada di angka 83.7% dan menyatakan aplikasi game edukasi ini dalam kategori memuaskan.
References
[2] Y. H. Pratama, M. A. Akbar, and W. S. Wardhono, “Pengembangan Game Augmented Reality Pengenalan Baju Adat Nusantara Menggunakan Kinect Sebagai Kendali Permainan (Kasus Studi: Anak Usia 9-12 Tahun),” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput. e-ISSN, vol. 2548, no. 10, p. 964X, 2018.
[3] A. J. Kurniawan, C. Hermawan, P. Studi, S. Informasi, and U. D. Ali, “Rancang Bangun Aplikasi Game Edukasi Pengenalan Budaya Indonesia Berbasis Android,” J. Penelit. Dosen Fikom Vol.10 No.2, vol. 10, no. 2, 2019.
[4] I. Rohmawati, “Pengembangan Game Edukasi Tentang Budaya Nusantara ‘Tanara’ Menggunakan Unity 3D Berbasis Android,” J. SITECH Sist. Inf. dan Teknol., vol. 2, no. 2, pp. 173–184, 2019, doi: 10.24176/sitech.v2i2.3907.
[5] E. P. A. Sugara and Mustika, “Adopsi Model DGBL-ID Pada Pengembangan Game
Edukasi Onet Wawasan Nusantara,” Mikrotik J., vol. 9, no. 2, pp. 110–122, 2018.
[6] J. Enstein, U. Citra, B. Vera, R. Bulu, B. Roswita, and L. Nahak, “Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Bilangan Pangkat dan Akar menggunakan Genially,” J. Jendela Pendidik., vol. 02, no. 01, pp. 101–109, 2022.
[7] N. A. Nugraha, “Pembangunan game edukasi mengenal alat musik Tradisional jawa barat menggunakan metode Game development life cycle,” p. 21, 2019, [Online]. Available: http://repository.unpas.ac.id/41105/.
[8] A. Wahyudinata and H. B. Dirgantara, “Pengembangan Gim Edukasi 2D Pemilahan Sampah Daur Ulang Berbasis Android,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 20, no. 1, pp. 129–138, 2020, doi: 10.30812/matrik.v20i1.860.
[9] R. Andriyat Krisdiawan and Darsanto, “Penerapan Model Pengembangan Gamegdlc (Game Development Life Cycle )Dalam Membangun Game Platform Berbasis Mobile,” Teknokom, vol. 2, no. 1, pp. 31–40, 2019, doi: 10.31943/teknokom.v2i1.33.
[10] Y. T. Detria, A. Sularsa, and T. Zani, “Pembuatan Game Edukasi Bahasa Sunda ‘ Si Asep Nyasab Di Labirin ’ Berbasis Android,” e-Proceeding Appl. Sci., vol. 6, no. 2, pp. 4265–4273, 2020.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ahmad Agung Saputra, Fatra Nonggala Putra, Rizqi Darma Rusydyan Yusron

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.